Sekayu, Musi Banyuasin – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Musi Banyuasin sukses menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) Pendataan Cagar Budaya dan Pelatihan Tenaga Permuseuman, yang dilaksanakan selama dua hari, pada tanggal 24–25 Juli 2025 bertempat di Museum Daerah Kabupaten Musi Banyuasin Penghulu Muhammad Soleh.
Kegiatan ini dibuka secara resmi oleh Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Musi Banyuasin Dr. Drs. Iskandar Syahriyanto,M.H, dan turut dihadiri oleh Kabid Kebudayaan Henri, S. Pd,.M.Si serta jajaran instansi terkait. Acara pembukaan diwarnai dengan penampilan tari tradisional Tari Setabik dan Senjang, serta menyanyikan lagu kebangsaan dan Mars Musi Banyuasin.
Dalam laporannya Kabid Kebudayaan, menyampaikan bahwa bimtek ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas sumber daya manusia di bidang pelestarian budaya dan pengelolaan museum, khususnya dalam hal pendataan cagar budaya serta penggunaan aplikasi Dapobud sebagai platform nasional pencatatan objek pemajuan kebudayaan.
Narasumber dari Balai Pelestarian Kebudayaan Wilayah VI Sumatera selatan memberikan dua materi penting pada hari pertama, yaitu:
Materi 1: Pendataan Cagar Budaya
Materi 2: Pengantar dan Praktik Penggunaan Aplikasi Dapobud
Pada hari kedua, peserta mendapat pemahaman lebih lanjut melalui:
Materi 3: Pengelolaan Museum
Praktik Lapangan: Pendataan Cagar Budaya, Tata Kelola, dan Perawatan Koleksi Museum
Acara ditutup dengan pembagian piagam penghargaan kepada seluruh peserta sebagai bentuk apresiasi atas partisipasi dan komitmen dalam mendukung pemajuan kebudayaan daerah.(cr1)




